Langsung saja ya guys kita bahas satu persatu istilah-istilah maupun singkatan dalam dunia RC ( Radio Control ).
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5669729550302730"
crossorigin="anonymous"></script>
RC = Radio Control
Sebagian orang banyak yang salah arti dengan mengartikanya sebagai REMOTE CONTROL, padahal yang bernar adalah RADIO CONTROL, artinya ada suatu controllers(pengendali) dan controled(yang dikendalikan) yang menggunakan gelombang Radio, dulunya controller & controlled menggunakan gelombang AM / FM sebelum diinovasi menjadi gelombang 2,4ghz.
Pada umumnya, pengendali jarak jauh digunakan untuk memberikan perintah dari kejauhan kepada televisi atau barang-barang elektronik lainnya seperti sistem stereo dan pemutar DVD. Remote control untuk perangkat-perangkat ini biasanya berupa benda kecil nirkabel yang dipegang dalam tangan dengan sederetan tombol untuk menyesuaikan berbagai setting, seperti misalnya saluran televisi, nomor trek, dan volume suara. Malah, pada kebanyakan peranti modern dengan kontrol seperti ini, remote controlnya memiliki segala kontrol fungsi sementara perangkat yang dikendalikan itu sendiri hanya mempunyai sedikit kontrol utama yang mendasar. Kebanyakan remote berkomunikasi dengan perangkatnya masing-masing melalui sinyal-sinyal infra merah dan beberapa saja melalui sinyal radio. Remote control biasanya menggunakan baterai AAA yang kecil atau AA sebagai catu dayanya.
Dengan kata lain Remote Control ga selalu menggunakan sinyal radio sebagai media komunikasi antar device, bisa Sinyal Radio, Sinyak IR ato Bluethoot.
Dengan kata lain Remote Control ga selalu menggunakan sinyal radio sebagai media komunikasi antar device, bisa Sinyal Radio, Sinyak IR ato Bluethoot.
TX:
Transmiter (pengirim sinyal) biasanya berupa remot.
RX :
Reciever (penerima sinyal) untuk menerima sinyal yg dikirimkan dari remot untuk mengendalikan RC kalian.
Receiver :
Electronic yang berfungsi menerima sinyal.
ESC :
Electronic speed control, yaitu pengatur kecepatan motor (dinamo) pada RC kalian, baik bergerak laju maupun bergerak lambat.
2wd ( 2 wheels drive ) : Ban sebagai pengerak hanya 2 ban aja yaitu ban belakang maupun ban depan sbagai penggerak.
4wd ( 4 wheels drive ) :
4wd ( 4 wheels drive ) :
Ban semuanya sebagai pengerak ,biasanya penggeraknya bermacam macam dari shaft, belt maupun dinamo. Mayoritas sistem ini ada di rc drift.
RTR (ready to run) :
RTR (ready to run) :
Siap pakai atau siap dimainkan tanpa tambah komponen lain.
ARTR :
ARTR :
Alias kurang remot atau membutuhkan remot Untuk bisa bermain RC.
KIT :
KIT :
Hanya chassis aja yg dijual , komponen lain dibeli terpisah seperti ban, velg, esc, servo, remote, dll.
Chassis :
Chassis :
Rangka mobil RC.
fet :
Pcb, itu elektroniknya.
knucle :
knucle :
Tempat nempelya velg.
TEU :
TEU :
Merek / jenis ESC standard yg di kluarkan dari tamiya,... kemampuan esc ini terbatas sampai dengan motor 27t (kaleng) ato sporttune motor tamiya.
differential gear :
Pembagi putaran roda (tenaga) dengan menggunakan planet gear tingkat kekencangannya sudah fix.
Ball diff :
Ball diff :
S noama seperti di atas tapi menggunakan pelor2 baja, dan bisa di setel seberapa kenceng diff yg ente mau.
oneway diff :
oneway diff :
Kebanyakan di touring car lansiran th 2000~2006, oneway mengartikan roda hanya bergerak 1 arah kedepan, ketika tidak ada energi maka roda akan bergerak bebas untuk kiri dan kanan masing2 bisa berbeda rotasi tergantung posisi roda.
Solid oneway :
Solid oneway :
Semodel dgn diatas tapi ketika tidak ada tenaga yg di salurkan ke roda maka roda bergerak bebas bersamaan kiri dan kanan, di kelas touring car ini klo gak salah di perkenalkan pertama dari XRAY T2007 dengan versi multi diffnya, contoh lain solid oneway itu ada di QD TTDPL tuk roda depan.
solid axel :
solid axel :
Diff terkunci mati ato 100% lock tuk kiri dan kanan baik on throtle ato pun off, kedua roda bergerak bersamaan, eranya start dari XRAY T2007 sampai sekarang T3, dan diikuti banyak pabrikan RC lain, di posisikan di depan (tuk touring car) ato belakang tuk (drift car).. tuk kelas touring solid ato spool sangat kerasa manfaatnya tuk ngeredamm power motor brushless dan batre LiPo.
Shafty :
Shafty :
Rc rock crawler dengan drive unit menggunakan drive shaft / kopel
MOA :
MOA :
Motor On Axles, rc rock crawler dgn drive unit langsung kepasang di axle / as roda.
Truggy :
Truggy :
Mobil off road dengan body pick up truk, model2 chevrolet gitu
Buggy :
Buggy :
Sama dengan truggy bedanya adalah di panjang arm2nya, kalo truggy lebih panjang sehingga jarak antar roda kiri - kanan jadi lebih lebar.
jadi truggy lebih wide drpd buggy
Toe in :
jadi truggy lebih wide drpd buggy
Toe in :
Ujung depan ban dekat ke chassis dibanding ujung belakang ban.
Toe out :
Toe out :
Ujung depan ban jauh ke chassis dibanding ujung belakang ban.
Countersteer :
Countersteer :
Perputran ban belakang lebih cepat dibanding ban depan.
Dog Bone :
Dog Bone :
Kopel, hapel Penerus tenaga ke ban.
Shaft :
Shaft :
Mirip2 seperti dog bone atau bisa sisebut as, tapi bisa memanjang dan memendek.
Universal shaft :
Universal shaft :
Yaitu shaft atau as universal.
Belt drive :
Belt drive :
Pengganti shaft, bedanya ia menggunakan belt sabuk sebagai penerus tenaga dan bukannya batang besi atau shaft.
Pitch :
Pitch :
Jarak antar ujung gigi gear.
T :
T :
Turn, jumlah putaran kawat dlm rotor.
D/R :
D/R :
Dual Rate, batasan steering throw untuk servo.
Arti huruf A pada ESC :
Melambangkan Ampere atau besarnya arus,,
biasanya disesuaikan kebutuhan power dan alokasi sumber arus listrik pada kit,,semakin besar semakin A maka semaikn bagus.
Arti huruf C pada batere :biasanya disesuaikan kebutuhan power dan alokasi sumber arus listrik pada kit,,semakin besar semakin A maka semaikn bagus.
C (capacity), artinya besar arus yg mampu dikeluarkan oleh battery dibanding kapasitas batere. Misal 1000maH 10C, maka arus maks yang mampu dikeluarkan batre adalah (1000x10 = 10000ma atau 10 Ampere).
FDR (final drive rasio) :
Artinya kurang lebih rasio perputaran ban berbanding dengan putaran dinamo / motor jd misalnya FDR 5 berarti motor berputar sebanyak 5 kali penuh untuk menggerakan roda 1 putaran penuh
cara ngitungnya kurang lebih
= (spur gear / pinion ) x second gear (atau CS rasio)
CS (counter steer) :
Istilah RC drift untuk menunjukkan posisi ban depan yg berlawanan dengan arah belok kendaraan. hal ini dpt dilakukan karena putaran ban belakang lebih cepet (over drive) atau ban depan lebih lambat (under drive)
50 : 50 :
FDR (final drive rasio) :
Artinya kurang lebih rasio perputaran ban berbanding dengan putaran dinamo / motor jd misalnya FDR 5 berarti motor berputar sebanyak 5 kali penuh untuk menggerakan roda 1 putaran penuh
cara ngitungnya kurang lebih
= (spur gear / pinion ) x second gear (atau CS rasio)
CS (counter steer) :
Istilah RC drift untuk menunjukkan posisi ban depan yg berlawanan dengan arah belok kendaraan. hal ini dpt dilakukan karena putaran ban belakang lebih cepet (over drive) atau ban depan lebih lambat (under drive)
50 : 50 :
Keadaan perputaran ban depan = ban belakang / 4wd
Spectrum :
Spectrum :
Istilah untuk frekuensi radio / remote 2.4GHZ
pinion :
pinion :
Gear yg melekat pada motor
Spur gear :
Spur gear :
Gear yg melekat pada shaft atau pada kit belt yg berada satu axis / satu sumbu dengan pulley
FMS :
FMS :
Front midship X Rear midship = RMS
kondisi / lokasi dari motor atau sumber tenaga di kit elektrik..
Camber + / - :
kondisi / lokasi dari motor atau sumber tenaga di kit elektrik..
Camber + / - :
Posisi ban jika dilihat dari depan atau belakang,, + (positif) jika posisi ban membentuk \-----/ - (negatif) jika posisi ban /-----\ dan 0 jika posisi ban |-------|
Caster :
Caster :
Merupakan istilah pada kaki2. caster dpat diukur dengan derajat perbedaan antara sumbu horizontal dengan knuckle mobil..
Motor Brushed :
Istilah motor yang menggunakan brush.
Brushless :
Istilah motor tanpa brush.
3000KV :
3000KV :
KV adalah kecepatan putaran motor, semakin besar KV maka semakin kencang putaran motor namun torque/torsi kecil, sedangkan semakin kecil KV maka putaran motor semakin pelan namun memiliki torque yang besar.
10.5T :
Semakin kecil turn (T) biasanya semakin kencang (speed) dan semakin besar T biasanya semakin pelan namun mempunyai torque besar.
ankerman / anckerman :
ankerman / anckerman :
Keadaan yg terjadi ketika ada perbedaan sudut belok pada roda depan kanan dan kiri...
COW (center oneway) :
Seperti Front one way tapi biasany berada di shaft (untuk kit shaft) dan pulley (untuk kit belt)
cup joint :
COW (center oneway) :
Seperti Front one way tapi biasany berada di shaft (untuk kit shaft) dan pulley (untuk kit belt)
cup joint :
Sambungan yangg menghubungkan differential dengan unuversal shaft.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar